Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu...
Senin, 07 April 2014
Ketika Sang Ayah Tak Ada Untuknya
Kendala' ayah modern adalah, kita tak punya cukup waktu tuk anak2 kita. Karena sibuk mencari nafkah untuk keluarga.
Tp ga perlu galau, bukankah mencari nafkah tuk keluarga itu mulia?
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh tidaklah engkau menginfakkan nafkah dgn tujuan mengharapkan wajah Allah kecuali kamu akan mendapatkan ganjaran pahala (yang besar), sampai pun makanan yang kamu berikan kepada istrimu.” (HR. Bukhari)
Jadi luruskan dulu niatmu dlm bekerja bukan agar kaya raya, punya uang berjuta dan bs wisata sampai eropa.
Tp agar Allah ridho dan memberkahi hidup kita.
Dan ketika tugas itu kita jalani dan waktupun tersita dari anak2 kita, ingatlah kisah indah itu.
Ingatkah kita tentang kisah keluarga penuh pesona?
Kisah keluarga dari bapak para anbiya
Bukankah Nabi Ibrohim meninggalkan keluarganya dipadang tandus tanpa bekal keduniaan, tanpa alat komunikasi, tanpa bs sms-an, fesbukan atau twitteran, apalagi bbm-an, tanpa bisa transfer biaya hidup.
Dan bukankah Bunda Hajar tetap harus ikut 'bekerja' mencari air yg secara logika mustahil adanya.
Indahnya kisah keimanan
Pertama: Visi kehidupan syurgawi,
Visi hidup yg tak bisa terkalahkan yg miliki orangtua2 yg hebat yaitu mencari ridho Allah dan membangun istana indah disyurga. Inilah visi syurgawi, keikhlasan dan ketulusan.
Ketika siti hajar akan ditinggal di baqi' ia hanya bertanya apakah
"Allah amaroka bi hadza"
Apakah ini perintah Allah?
Dan ia terima perintah itu dengan ketulusan, keyakinan dan keberanian. Menjaga sang putra tanpa ditemani suami, seorang diri, di negri tanpa penghuni.
Kedua: 'Jagalah' Allah niscaya Ia akan Menjaga kita
"Jagalah Allah niscaya dia akan menjagamu"
Nabi Ibrohim tak pernah khawatir dgn
Dunianya dan dgn keluarganya karena ia sdh titipkan keluarganya pada sang penguasa semesta.
Dan itu akan mudah terlaksana ketika ia 'menjaga' Allah dalam hidupnya, dgn selalu tegak dalam alhaq, selalu hidup dalam naungan islam.
“ Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormatiur.
(QS. Ibrahim (14) : 37)
Ketiga: Bentengi mereka dgn Do'a
Para Nabi selalu memiliki kekuatan do'a, ketika kita berdoa kita bersandar dgn zat yg tak terbatas, dgn begitu kita akan punya harapan yg juga tanpa batas, cinta yg tanpa batas dan kekuatan yg tanpa batas,
unlimited hope, unlimited love, unlimited power.
"Tidak ada yg bs merubah qodho/ketentuan Allah kecuali Doa"
Bukankah bila kita meminta, Allah akan memberikannya..
"Mintalah kepada-Ku niscaya aku kabulkan"
Ketika nabi Ibrohim meninggalkan keluarganya, ia titipkan 'pendidikan dan rezeki tuk mereka dalam untaian doa.
“ Ya Robb agar mereka melaksanakan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.( QS. Ibrahim (14) : 37)
Keempat: Siapkan Bunda yg bertaqwa
Kisah keemasan keteladanan seorang istri dan bunda yg luar biasa kita temukan pada diri Bunda Hajar, seorang pendamping dan guru yg sukses, menjaga amanah suami dgn berani, dgn setia dan sabar.
Ia tulus membackup suami mencari nafkah sekaligus mendidik buah hati menjadi pemuda berbakti, yg siap tuk menghadapi mati.
Dan benarlah sebuah hikmah
"Ibu adalah sekolah yg pertama"
Kelima: Alam Berkembang Menjadi Guru
"Manusia itu anak lingkungannya" (hikmah)
Nabi Ibrohim mengajarkan kita tuk Mencarikan tempat terbaik buat sang anak, yg utama bukan yg dekat dgn mall, dgn jalan tol, strategis dan masuk mobil. tapi yg "'inda baitikal muharrom" yg deket rumah Allah, dekat dgn masjid dalam lingkungan yg islami.
Sehingga anak mampu menjadikan masjid sbg 'ayah' lingkungannya.
Dia terbiasa tuk menjadikan sholat sebagai sahabat dan penolongnya.
Keenam: Memanfaatkan Waktu Seindah Mungkin
Jangan sampai waktu yg tersisa tuk anak kita, habis dgn jalan2 dan makan2 aja.
Belajar dari Nabi Ibrohim yg mengisi waktu luangnya tuk mengajak anaknya membangun masjid, berkomunikasi dgn bijak tentang kehidupan. Bahkan berdiskusi sampai tentang darah yg harus tertumpah.
Bahkan ketika ismail berkeluarga, ismail bisa mengerti pesan sang Ayah hanya dgn beberapa kata,
"Hendaklah dia merubah ambang pintunya"
Betapa chemistry ayah dan anak begitu kuat. Walaupun sang tak selalu disamping anaknya secara fisik, namun secara spirit sang anak merasakan kehadiran sang ayah bersamanya.
Ismeidas
KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Ciri Manusia Yg Allah Beli Dgn Syurga
Dalam Surat Attaubah 112 Allah menjelaskan ciri manusia yg Allah sdh Jamin dgn syurganya.
1.Attaibuun
Orang-orang yg bertaubat
2.Al-'abiduun
Mereka Ahli ibadah-gemar beribadah
3.Al-Hamiduun
Orang-orang yg senantiasa memuji Allah, mereka bersyukur dan berdzikir
4.AsSa'ihuun
Mereka yang melakukan perjalanan dalam rangka mencari ilmu ataupun berdakwah dijalan Allah
5.Ar Rokiuun Sajiduun
Orang-orang yg rajin ruku' dan sujud, mereka memperbanyak sholat-sholat sunnahnya
6.Amru bil Ma'ruf wa Nahyu 'anil Munkar
Mereka senantiasa mengajak kepada yg makruf dan mencegah kemungkaran
7.Al-Hafizhu li Hududillah
Orang-orang yg selalu menjaga hukum Allah, menegakkan syariat
Ismeidas
KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Saat Sang Putri Mencari Suami
Suatu ketika Nuh bin Maryam, penguasa dan qodhi diwilayah Maru di turkmenistan, hendak menikahkan putrinya yg cantik, cerdas, dan anggun.
Maka berdatanganlah para pembesar dan putra2 bangsawan melamarnya dgn menawarkan mas kawin yg banyak,
Namun sang putri terlihat enggan menerima pinangan2 itu.
Hal itu membuah sang Ayah bingung, dan ia pun tak mau memilihkan calon untuk putrinya, karena akan mengecewakan yg lainnya.
Hingga suatu ketika ia benengok kebun anggur-nya, yg sejak 2bulan lalu, dijaga oleh Mubarok seorang budak dr india.
Nuh berkata
"Hai Mubarok, ambilkan aku setangkai anggur"
Lalu mubarok memberikan anggur tsb, tp ketika dimakan rasanya masam.
Lalu Nuh meminta dipetikkan lg, ternyata kembali dapat yg masam.
Nuh bertanya
"Subhanallah, Sdh 2 bulan kau tinggal di kebun ini, tp belum bs mengerti jg mana anggur yg manis atau asam"
Mubarok menjawab
"... Hamba belum pernah merasakannya tuan, jd belum mengerti"
"Kenapa kau tidak mencobanya" tanya Nuh
Mubarok menjawab
"Karena tuan hanya menyuruh hamba mengurusnya, dan tidak menuruh memakannya, maka hamba tdk akan berkhianat"
Rupanya Mubarok bukan sekedar seorang budak, namun seorang yg ahli ibadah dan taat pd Allah.
Singkat kisah Nuh menjodohkan Mubarok kpd Putrinya,
Masya Allah...
Sang putri cantik itu menerima sang budak jd suaminya, padahal pangeran2 tampan telah ia tinggalkan
Dan dari mereka lahirlah Abdullah bin Mubarok seorang Ulama Besar dikalangan Tabiin.
Hikmah:
.͡▹ Memilih suami/istri itu utamakan taqwanya, jgn menolaknya karena ga ganteng dan ga kaya.
.͡▹ Menjaga Amanah dan menjauhi yg syubhat-haram, Allah ganti dg yg lebih baik
.͡▹ Generasi terbaik lahir dari teladan orang tuanya
Ismeidas
KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Agar Keluarga dan hidup dalam naungan keberkahan 1.
Ketika hidup seakan oleng, ga nyaman, bahkan bermasalah, ini salah satu sinyal hidup ga mendapat keberkahan.
Gitu jg ketika harta yg kita memiliki ga membawa kita pada kebahagiaan dan ketenangan, maka boleh jadi harta kita ga berkah.
Kalau hidup udah nyaman berarti udah berkah, gitu?
Belom tentu
Berkah cirinya an-nama wa az-ziyadah, numbuh dan nambah.
Apa yg bertambah?
- tambah kebaikannya,
- tambah tambah dekat pada Allah.
- tambah manfaatnya pd sesama, dan semesta
.͡▹ Jadi kalau gaji nambah banyak, jabatan nambah naik, tp kelakuan ga nambah baik, maka berarti belom berkah.
"Sebaik-baik manusia adalah yg panjang umurnya dan baik amalannya"
.͡▹ Ataupun kalo serasa nambah bahagia hidupnya, tp ga nambah deket sama Allah, tp jauh dari alQuran dan ga nambah rutin ibadahnya, berarti bahagianya tipuan, belom berkah.
"Jika sekiranya penduduk negri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi..."
.͡▹ Atau kita merasa sukses dan udah happy, tp kalo diri dan harta kita kurang manfaat buat sesama ya berarti belom berkah.
"Manusia terbaik yg paling manfaat bagi manusia".
"Bukan disebut kebaikan sampai kalian menginfaqkan apa2 yg kalian cintai"
Ismeidas
KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Cinta Yang Melindungi
Dikisahkan dari Bakr bin Abdullah al-Muzni, bahwa seorang tukang jagal sangat tertarik pada wanita tetangganya.
Suatu hari gadis itu disuruh keluar rumah oleh ayahnya untuk membeli kebutuhan rumah tangga mereka.
Sang lelaki mengikutinya, dari belakang.
Di tempat yang sepi, sang lelaki merayu dan menggoda si wanita.
Namun sang wanita menolak
“Jangan lakukan, sesungguhnya cintaku padamu, lebih besar dari cintamu kepada diriku, tapi aku takut kpd Allah,”
Sang lelaki tersentak dan berkata.
"Ya Allah…! Engkau saja takut kepada Allah, kenapa aku tidak?”
Jawaban si gadis benar-benar membuat sang lelaki sadar, lalu bertobat setobat-tobatnya.
Dalam perjalanan ia mengalami rasa haus yg begitu kuat, hingga kerongkongannya seakan hampir putus, lalu ia bertemu dengan seorang orang saleh Bani Israii.
“Ada apa dengan dirimu?’ tanya orang saleh.
Ia menceritakan kondisinya
“Kalau begitu, mari kita berdoa kepada Allah agar Allah melindungi kita dengan awan-Nya sampai kita tiba di kampung.” Ajak orang sholeh tsb
“Saya tidak punya amal baik apa-apa, pasti Allah tidak mengabulkan doa saya,” kata sang lelaki
“Tidak apa-apa. Saya yg berdoa, engkau yg mengamini doa saya.”
Orang saleh itu pun berdoa, dan sang lelaki mengamininya.
Dan awan datang melindungi mereka sampai tiba di tujuan.
Begitu tiba di kampung, rupanya awan masih terus mengikuti. Ketika ia berbelok, awan berbelok melindunginya.
Awan selalu mengirinya ke mana ia pergi.
Kini orang saleh yang heran.
“Saya kira engkau benar-benar tidak punya amal baik seperti yang engkau katakan tadi. Tetapi rupanya ketika saya berdoa dan engkau mengamini doa saya, Allah mengabulkan dan awan pun mengiringi kita. Sekarang bahkan awan itu terus mengirimu. Ada apa rupanya dengan dirimu?”
Sang lelaki pun menceritakan kisah tobatnya
Orang saleh menjawab,
“Sungguh, orang yang bertobat kepada Allah berada di suatu tempat yang tidak bisa orang lain mencapainya."
Hikmah
-Cinta sejati bukan sekedar perasaan
-Cinta sejati akan mencegah kita berbuat dosa
-Cinta sejati mampu membimbing kita ke jalan yg benar kembali pd Allah
-Allah mengabulkan doa orang yg bertaubat
-Taubat akan mengangkat kita menjadi mulia
Ismeidas
KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Lewat Jalan apa kita menyusul mereka...?
Kawan...
Lewat Jalan apa kita menyusul mereka...?
Ingatkah kau akan kisah seorang pemimpin yg telah menaklukan Caesar Romawi dan Kisra maharaja persia.
Ia lah Khalifah yg makanannya roti keras ala kadarnya, baju dari kain kasar seadanya, dgn tambalan-tambalan yg menghiasinya.
Ia lah orang yg disebut
"Jika berkata pasti didengar, jika berjalan pasti cepat dan jika memukul pasti mematikan"
ia lah Umar yg menjadikan kekayaannya jalan menuju syurga.
Ia memilih jd teladan kesederhanaan yg menjadi inspirasi generasi2 tangguh ditiap zamannya.
Kisah Khalifah Umar Memilih Jalan Kesederhanaan
Maka hari itu bbrp sahabat berkumpul, Utsman Ra, Ali Ra, Tholhah Ra dan Zubair Ra.
Meraka sepakat tuk mengusulkan tambahan gaji tuk Khalifah Umar.
Namun tak satupun yg berani tuk bersuara pd Umar.
Utsman tak kehilangan kecerdikannya, ia minta Hafshoh putri Umar, sang Ummul Mukminin tuk menyampaikannya.
Dgn berdebar Hafshoh Ra menyampaikan dgn hati2.
Tp apa jawab Umar
"Siapa yg mengutusmu tuk hal ini"
Hafshoh berkilah
"Tak seorang pun"
"Tidak, pasti ada sekolompok orang yg mengutus mu, kalau aku tau niscaya aku adili mereka" kata umar
Lalu Umar berkata lg
"Engkau dulu istri Rosulullah saw, jawablah, bagaimana pakaiannya?"
"Dua helai" jawab hafshoh
"Apa makanan yg paling mewah disana?" Tanya umar
"Roti gandum yg direndam dgn minyak samin"
"Bagaimanakah tempat tidur terbaik disana" tanyanya lg
Hafshoh menjawab
"Kain yg kasar, jika musim panas kami bentangkan, jika musim dingin kami bentangkan separuhnya, separuhnya kami jadikan selimut"
Lalu Umar berkata
"Hai hafshoh sampaikan pd Orang2 yg mengutusmu.
Sesungguhnya aku dgn 2 sahabatku-Rosulullah dan Abu Bakar- spt 3 org yg meniti sebuah jalan.
Org pertama sudah sampai ketempatnya.
Lalu Org kedua mengikutinya dgn jalan sama, maka ia berkumpul dgn yg pertama.
Dan orang yg ketiga (Umar) jika ia tetap setia dgn jalan yg dilalui pendahulunya, dan puas dgn bekal yg dimiliki keduanya, maka ia akan bergabung dgn mereka.
Namun jika ia memilih jalan lain, niscaya ia tdk akan berkumpul dgn keduanya"
Itulah jawaban sang khalifah yg luar biasa.
Lalu bagaimana dgn kita..?
Lewat jalan mana kita akan menyusul mereka...?
Ismeidas- KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Lewat Jalan apa kita menyusul mereka...?
Ingatkah kau akan kisah seorang pemimpin yg telah menaklukan Caesar Romawi dan Kisra maharaja persia.
Ia lah Khalifah yg makanannya roti keras ala kadarnya, baju dari kain kasar seadanya, dgn tambalan-tambalan yg menghiasinya.
Ia lah orang yg disebut
"Jika berkata pasti didengar, jika berjalan pasti cepat dan jika memukul pasti mematikan"
ia lah Umar yg menjadikan kekayaannya jalan menuju syurga.
Ia memilih jd teladan kesederhanaan yg menjadi inspirasi generasi2 tangguh ditiap zamannya.
Kisah Khalifah Umar Memilih Jalan Kesederhanaan
Maka hari itu bbrp sahabat berkumpul, Utsman Ra, Ali Ra, Tholhah Ra dan Zubair Ra.
Meraka sepakat tuk mengusulkan tambahan gaji tuk Khalifah Umar.
Namun tak satupun yg berani tuk bersuara pd Umar.
Utsman tak kehilangan kecerdikannya, ia minta Hafshoh putri Umar, sang Ummul Mukminin tuk menyampaikannya.
Dgn berdebar Hafshoh Ra menyampaikan dgn hati2.
Tp apa jawab Umar
"Siapa yg mengutusmu tuk hal ini"
Hafshoh berkilah
"Tak seorang pun"
"Tidak, pasti ada sekolompok orang yg mengutus mu, kalau aku tau niscaya aku adili mereka" kata umar
Lalu Umar berkata lg
"Engkau dulu istri Rosulullah saw, jawablah, bagaimana pakaiannya?"
"Dua helai" jawab hafshoh
"Apa makanan yg paling mewah disana?" Tanya umar
"Roti gandum yg direndam dgn minyak samin"
"Bagaimanakah tempat tidur terbaik disana" tanyanya lg
Hafshoh menjawab
"Kain yg kasar, jika musim panas kami bentangkan, jika musim dingin kami bentangkan separuhnya, separuhnya kami jadikan selimut"
Lalu Umar berkata
"Hai hafshoh sampaikan pd Orang2 yg mengutusmu.
Sesungguhnya aku dgn 2 sahabatku-Rosulullah dan Abu Bakar- spt 3 org yg meniti sebuah jalan.
Org pertama sudah sampai ketempatnya.
Lalu Org kedua mengikutinya dgn jalan sama, maka ia berkumpul dgn yg pertama.
Dan orang yg ketiga (Umar) jika ia tetap setia dgn jalan yg dilalui pendahulunya, dan puas dgn bekal yg dimiliki keduanya, maka ia akan bergabung dgn mereka.
Namun jika ia memilih jalan lain, niscaya ia tdk akan berkumpul dgn keduanya"
Itulah jawaban sang khalifah yg luar biasa.
Lalu bagaimana dgn kita..?
Lewat jalan mana kita akan menyusul mereka...?
Ismeidas- KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Indahnya Berukhuwah di Jalan Allah
Ketika Orang-orang yg beriman menyelamatkan saudara-saudaranya dari api neraka
"Maka orang2 mukmin melewati (shirot) spt kejapan mata, spt kilat spt angin, spt burung, dan spt berlari secepat kuda, spt kendaraan.
Lalu ada yg selamat, ada yg dirobek, dan ada juga yg dilempar keneraka jahannam, sehingga orang2 beriman terbebas dari neraka.
Maka demi Zat yg jiwaku ada ditangan-Nya,
Tidak seorangpun dari kalian yg paling keras permohonannya pd Allah untuk suatu kebenaran, daripada Orang2 yg beriman kpd Allah, untuk saudara2nya yg berada dineraka.
Mereka berdo'a
'Robbanaa mereka dulu berpuasa bersama kami, mereka sholat dan mereka berhaji (bersama kami)'
Lalu dikatakan kepada mereka
'Keluarkanlah siapa2 yg kalian kenali, maka jasad2 mereka diharamkan dari api neraka'..."
(Muttafaqun 'alaih)
Ismeidas KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
"Maka orang2 mukmin melewati (shirot) spt kejapan mata, spt kilat spt angin, spt burung, dan spt berlari secepat kuda, spt kendaraan.
Lalu ada yg selamat, ada yg dirobek, dan ada juga yg dilempar keneraka jahannam, sehingga orang2 beriman terbebas dari neraka.
Maka demi Zat yg jiwaku ada ditangan-Nya,
Tidak seorangpun dari kalian yg paling keras permohonannya pd Allah untuk suatu kebenaran, daripada Orang2 yg beriman kpd Allah, untuk saudara2nya yg berada dineraka.
Mereka berdo'a
'Robbanaa mereka dulu berpuasa bersama kami, mereka sholat dan mereka berhaji (bersama kami)'
Lalu dikatakan kepada mereka
'Keluarkanlah siapa2 yg kalian kenali, maka jasad2 mereka diharamkan dari api neraka'..."
(Muttafaqun 'alaih)
Ismeidas KomunitasInfaq-BBM (BarangBekasManfaat)
Langganan:
Postingan (Atom)